22 December 2015

Ponsel pintar atau smartphone kini telah menjadi salah satu kebutuhan utama di tengah masyarakat. Perkembangan teknologi yang kian pesat dan cepat terbantu oleh gawai ini, apalagi bagi Anda yang tergantung dengan pemakaian internet. Sayangnya, masalah seperti daya baterai yang cepat habis kadang menganggu aktivitas.

Namun, Anda tidak perlu cemas. Lima trik di bawah ini akan mempercepat proses charging baterai ponsel pintar.


1. Mematikan Ponsel Saat Charging

Aturan ini sebenarnya bukan hal baru lagi, tetapi masih saja ada yang tidak mematuhinya. Jika Anda sedang tidak sibuk, isi daya baterai dalam keadaan ponsel mati. Sebab, aliran listrik yang tersambung akan benar-benar tertuju pada pengisian daya. Lain cerita ketika Anda melakukan pengisian daya dalam keadaan ponsel menyala. Pemakaian aplikasi atau aplikasi di background akan melambatkan proses charging tersebut. Kalau benar-benar terdesak, Anda bisa menggunakan Airplane Mode yang memutus transmisi sinyal, data internet, maupun WiFi. Tiga hal tersebut menguras daya baterai dengan cepat.

2. Tidak Menggunakan Ponsel

Masih berkaitan dengan nomor satu, pemakaian ponsel saat pengisian daya baterai juga berpengaruh besar. Beberapa orang yang sangat aktif dalam menggunakan gawai umumnya sulit untuk berpisah dengan ponselnya, meski dalam hitungan menit. Padahal, penggunaan aplikasi, terutama yang memakai data internet, akan membuat daya baterai terkuras dan cepat panas. Hal ini bukan hanya melambatkan proses charging, tetapi juga memendekan usia baterai ponsel Anda. Kalau terus dibiarkan, baterai ponsel Anda juga akan menggembung dan harus segera diganti.

3. Memakai Kabel USB Orisinal

Beberapa tahun belakangan, vendor ponsel pintar sudah memodifikasi charger ponsel. Kabel USB yang tadinya hanya berfungsi untuk mentransfer data, kini dijadikan pula sebagai komponen pengisian daya baterai. Sayangnya, penggunaan yang berlebihan membuat kabel USB tidak tahan lama dan membuat pemakai ponsel membeli kabel USB yang tidak orisinal. Padahal, daya hantarnya tidak sama dengan kabel USB yang asli, dengan kualitas logam yang jauh lebih rendah. Sehingga yang ada, proses charging ponsel tidak berjalan optimal. Sebaiknya Anda membeli kabel USB asli dari pihak vendornya langsung atau memakai merek lain yang kualitasnya terpercaya.

4. Memanfaatkan Charger Tablet

Faktanya, adaptor charger yang lebih kuat dapat mempercepat proses charging pada ponsel berbasis Android dan iOS. Salah satu triknya adalah menggunakan charger tablet atau iPad untuk produk Apple. Sebab, charger pada ponsel pintar lebih kecil dan tidak sekuat charger tablet. Namun, perlu diketahui kalau cara ini tidak berlaku untuk semua gawai. Trik ini mungkin berhasil pada beberapa seri ponsel pintar dan daya baterai mereka terisi secara cepat. Sayangnya, seri lain melakukan pengambilan daya yang sesuai dengan output dari charger tersebut. Sehingga, meski Anda memakai charger tablet, proses charging-nya akan tetap sama.

5. Jangan Mengisi Daya Baterai dari Port PC atau Laptop

Sering kita temui pengguna ponsel pintar yang mengisi daya baterainya melalui port laptop. Padahal, output dayanya saja sudah jauh berbeda. Pada laptop atau PC, port USB-nya mengeluarkan daya sekitar 0,1 A sampai 0,5 A. Sedangkan output daya ponsel bisa mencapai 0,2 A atau lebih. Maka tidak heran kalau proses charging dari port laptop akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan charger ponsel. Untuk mengakalinya, Anda bisa membawa charger ponsel pintar atau menggunakan powerbank.


EmoticonEmoticon